Di Balik Album “Seperti Seharusnya”
Album “SepertiSeharusnya” memiliki lagu sebanyak sepuluh buah. Resmi dirilis pada tanggal
16 September 2012, Musica Studio’s mempublikasian lagu-lagu tersebut
di iTunes Store. Separuh Aku, mungkin menjadi lagu utama dalam album
tersebut. Pasalnya sejak munculnya NOAH, single Separuh Aku yang diputar
serentak di 220 radio di seluruh Indonesia langsung bisa diterima oleh
para penggemarnya.
Saat
pertama kita mendengar Separuh Aku, secara refleks kita pasti menebak
bahwa ini adalah ciptaan dari seorang Ariel. Namun ternyata lagu yang dibandrol
dengan harga $ 0.99 di iTunes tersebut adalah karya dari David, kibordis
dari NOAH yang juga dibantu oleh Iksan, additional bass NOAH. Karakter
dari liriknya sangatlah menyerupai karya-karya dari Peterpan, apalagi ada sosok
Ariel yang menyanyikannya. Namun peran besar dari David sang kibordis sangat
jelas terlihat dari awal sampai akhir.
Tak
butuh waktu lama lagu ini bisa popular. Bahkan di YouTube, official resmi Musica
Studio’s yang mengunggah video klip Separuh Aku sejak tanggal 5 Agustus
2012 sukses meraih pengunjung lebih dari 2.933.000.
Album
ini resmi dijual secara pre-order oleh Musica Studio’s lewat iTunes.
Album yang berisikan sepuluh lagu ini memiliki cover yang cukup membuat kita
bertanya-tanya, apa arti dari cover tersebut ? Covernya memiliki desain latar
belakang bermotif gambaran tangan yang membentuk sebuah pemandangan. Sedang di
depannya terdapat foto atau gambar lima personil NOAH yang terlihat diberi efek
cipratan cat berwarna-warni di wajah mereka.
Album
yang di iTunes dijual dengan harga 6.90 dollar AS atau sekitar Rp 66.ooo
tersebut dibuka dengan lagu berjudul “Raja Negeriku”.
“Bersuara untuk mereka, raja negeriku,
kau telah lama terdiam perubahan jerit hatiku,
cermin jiwamu,
berikan terang untuk masa depan…”
Lagu ini
dibuat dengan bantuan sekitar dua ratus penghuni Rumah Tahanan Kebon
Waru, Bandung. Diiringi oleh Ariel dan tabuhan drum serta musik yang nadanya
seperti membangkitkan semangat, seruan para napi terdengar sangat luar biasa
apalagi ada pidato Bung Karno di sela-sela lagu tersebut.
“Jika
Engkau”, lagu ini sebenarnya merupakan perubahan dari lagu NOAH yang berjudul
Berartinya Dirimu. Selain terdapat lirik yang sedikit diubah, lagu yang sudah
berganti judul ini memiliki efek suara yang berbeda pula…
“Apa yang telah terjadi yang telah membuat kau tak mengerti,
maaf ku tak sadari yang telah membuat kau ingin pergi…”
Itu
adalah sedikit lirik yang mereka rubah… Lirik
NOAH – Berartinya Dirimu
Pada
album Sebuah Nama Sebuah Cerita Ariel membawakan lagu milik
almarhum Chrisye dengan judul Kisah Cintaku, di album ini ia juga kembali
membawakan lagu milik almarhum yang berjudul “Sendiri Lagi”. Lagu
ciptaan Ryan Kyoto itu dinyanyikan Ariel dengan cukup lantang tanpa
memperlihatkan kecengengan yang mendayu-dayu…. “Tak ada arti hidupku,
bila kau tak di sisiku”
“Terbangun
Sendiri” adalah lagu selanjutnya, lagu ini sepertinya menjadi lagu penyemangat
bagi para personil NOAH. Anggap saja lagu ini adalah persembahan NOAH untuk
para sahabat, yang artinya NOAH tidak ingin berjalan sendiri dan selalu ingin
ditemani oleh para sahabat. Lagunya terdengar sangat santai nyaris tanpa beban…
“Aku tak ingin terbangun, terbangun sendiri,
aku tak ingin terjaga, terjaga tanpamu,
kurangi kurangi lukaku ooh temani sepiku…”
“Tak
Lagi Sama” bagi saya pribadi mungkin liriknya sangat mengena
untuk para kaum muda.
“Waktu yang telah kita lalui,
buatmu jadi lebih berarti,
luluhkan kerasnya dinding hati,
engkaulah satu yang aku cari”…
Tapi
tenang sahabat, Ariel menyanyikannya tidak dengan nada yang membuat kalian
galau kok, mungkin malah bisa menenangkan hati.
“Puisi
Adinda”, inilah lagu yang menurut saya beda dari lainnya, liriknya sangat
singkat dan terlihat memang benar-benar berasal dari sebuah puisi. Lagu ini
dinyanyikan Ariel dengan nada yang pelan dan kita akan dibawa ke suasan
kesedihan…
“Dan ku harapkan kau kasih,
tak perlu bertengkar lagi,
tak perlu menangis lagi,
biarkan kita mengalir sampai nanti”…
“Hidup
Untukmu Mati Tanpamu”, lagu ini merupakan lagu ciptaan
dari Ryan vokalis D’Masiv. Dalam lagu ini terdapat lirik yang sangat keren
“Air mata ini menyadarkanku,
kau takkan pernah menjadi milikku…”
Dan saya
pribadi, ini akan menjadi lagu wajib bagi sahabat yang sedang patah hati,
hehehe .
“Demi
Kita”, seperti yang sudah-sudah, di lagu ini Ariel menyanyikan lagu secara
lantang meski lagu ini sebenarnya lagu bernuansa cukup sedih…
“Biarkanlah cinta oooh memberimu rasa,
semua demi cinta oooh semua demi kita…”
Itu
adalah secuil dari liriknya.
“Ini
Cinta”, lagunya berisikan kata-kata yang menunjukan sebuah kesunggugan cinta
dari lubuk hati, bukanlah dari alasan yang lain. Dinyannyikan Ariel dengan
santai dan membuat pendengarnya tidak akan bosan…
“Percaya padaku ini bukan nafsuku,
perasaan yang utuh dari dalam hatiku,
percaya kataku ini bukan akalku,
keinginan yang tulus tuk dapatkan hatimu”…

0 komentar
Posting Komentar